Pompa
Istimewa Jerapah
Semua pasti tau jerapah kan? udah pernah liat juga dong??
Jerapah adalah hewan mamalia bertubuh sangat tinggi. ketika berdiri tegak,
tinggi jerapah bisa mencapai 6 meter. bahkan, nenek moyang jerapah tingginya
berkali-kali lipat dari tinggi jerapah sekarang!
Dengan tubuh yang begitu tinggi, jerapah harus memiliki jantung yang sangat kuat.
Jantung jerapah harus bekerja ekstra. Jantung jerapah
harus mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara sempurna, termasuk ke otak
yang merupakan pusat kontrol.
Padahal ya… jarak dari jantung ke otak itu jauh banget bagi si jantung.
jaraknya kurang lebih 2 meter lho! Bandingkan aja sama jarak dari jantung ke
otak manusia. Jaraknya paling hanya 50 cm. Artinya, jantung jerapah harus jauh
lebih kuat dibandingkan dengan jantung manusia.
Karena itu, jantung jerapah sangatlah penting.
Kalo disimpulin, jantung jerapah berfungsi sebagai alat pompa yang membawa
darah dari jantung menuju otak sejauh 2 meter ke arah atas.
Bukan cuma itu! Jerapah juga memiliki
tekanan darah yang lebih tinggi daripada manusia. Kalo manusia, tekanan
darahnya sekitar 120 mm Hg. Kalo si jerapah… tekanan darahnya kira-kira tiga
kali lebih tinggi, yaitu sekitar 300-350 mm Hg. Pastinya, manusia akan mati
dengan tekanan darah setinggi itu…pembuluhnya pecah semua deh.
Dengan tekanan darah setinggi itu, semuanya akan
berjalan dengan normal bagi si jerpah ketika ia berdiri. Tapi, jadi bahaya
banget kalo si jerapah membungkukkan tubuhnya. Darah
akan secara otomatis bergerak ikut turun karena adanya tarikan gravitasi.
Darah yang dipompa jantung akan mengalir cepat di dalam
pembuluh darah yang sempit banget! Kalo udah gini, tekanan darah di otak jadi jauh lebih besar. Bisa-bisa
terjadi pendarahan di kepala dan otak jerapah.
Beruntung banget si jerapah! Karena ia memiliki sitem pembuluh darah istimewa. Jerpah memiliki semacam
“sensor” untuk mendeteksi naiknya tekanan darah pada arteri. Selain itu,
jerapah juga punya pembuluh darah arteri yang dapat
mengecil dan pembuluh vena yang memiliki katup. Pembuluh darah yang
menuju otak membentuk lingkaran pembuluh arteri, sering juga disebut pembuluh
darah berbentuk U (pembuluh darah berbentuk pulau). Pembuluh darah itu juga
dilengkapi dengan rete mirabile, yang berfungsi sebagai penyeimbang
tekanan darah pada otak jerapah, terutama kalo si jerapah lagi minum.
Rete mirabile adalah suatu bentuk
pembuluh darah yang berada di antara arteri dan vena yang letaknya saling
berdekatan. Fungsinya sebagai penyeimbang tekanan aliran darah yang mengalir berlawanan
arah.
Sekarang cara kerjanya. Gini nih… ketika seekor
jerapah membungkuk, “sensor” tekanan memberitahukan kalo tekanan darah
meningkat. Merespon laporan si “sensor”, pembuluh darah
arteri akan mengecil. Jadinya, darah dari jantung yang dibawa si arteri
nggak semuanya mengalir ke otak! Sebagian akan mengalir ke rete mirabile.
Habis gitu… katup di
pembuluh vena juga akan menutup. sehingga, tekanan
darah di vena sama dengan tekanan di arteri. Jadinya, darah segar dari arteri tidak bercampur dengan darah kotor
dari pembuluh vena di rete mirabile. Meskipun agak rumit,
cara kerja inilah yang membuat otak jerapah selamat dari kerusakan.
Oh ya… otak jerapah juga dilengkapi dengan cairan serebrospinal. Cairan serebrospinal kadang-kadang juga
disebut cairan otak dan tulang belakang. Walaupun kadang-kadang kita mendengar
penyakit yang disebabkan oleh serebrospinal…
sebenarnya serebrospinal sangat
bermanfaat bagi si jerapah, karena membantu mencegah
kerusakan pada otaknya!!
serebrospinal
berfungsi
untuk membasahi otak dan tulang belakang, serta
menghasilkan tekanan balik untuk mencegah kerusakan atau kebocoran pada
pembuluh darah halus. Jadi, cairan ini sangat membantu jerapah bertahan
hidup.
Nah, sekarang sudah tau kan? Bahwa jerapah si
leher panjang memiliki pompa jantung yang sangat istimewa!


